Kanker Paru-paru

Pasien Kanker Paru dari Vietnam Menemukan Harapan Baru di Guangzhou

Pasien Kanker Paru dari Vietnam Menemukan Harapan Baru di Guangzhou

Batuk Berkepanjangan Menjadi Tanda Adanya Masalah

Pada awal tahun 2018, Thi Hue Nguyen, seorang wanita asal Vietnam, mulai mengalami batuk yang tidak kunjung membaik. Hingga bulan Maret, batuk tersebut semakin parah, dan ia mulai mengalami sesak napas bahkan setelah melakukan aktivitas fisik ringan. Merasa khawatir, ia kemudian memeriksakan diri ke rumah sakit setempat pada 2 April 2018. Hasil rontgen dada menunjukkan adanya pertumbuhan jaringan abnormal serta penumpukan cairan di sekitar paru-paru kanannya. Pemeriksaan lanjutan menggunakan CT scan yang dilakukan seminggu kemudian, tepatnya pada 9 April 2018, mengonfirmasi adanya tumor ganas berukuran sekitar 2,8 × 3,2 cm di paru-paru kanan. Ia kemudian didiagnosis menderita kanker paru-paru.

Keputusan Perlindungan dari Keluarga

Demi melindunginya dari rasa takut yang tidak perlu dan membantu menjaga ketenangannya agar dapat menjalani pengobatan dengan baik, suami dan putra Thi Hue Nguyen memilih untuk tidak mengungkapkan diagnosis lengkap kepadanya pada awalnya. Di rumah sakit setempat, dokter telah mengeluarkan sekitar 3.000 mililiter cairan dari rongga dadanya dan memberikan pengobatan. Namun, dalam waktu satu bulan, kondisinya kembali memburuk tanpa menunjukkan perbaikan yang berarti.

Karena bertekad mencari pilihan pengobatan yang lebih baik, suami dan putranya mulai mencari alternatif lain. Atas rekomendasi seorang teman, mereka mengetahui tentang St. Stamford Modern Cancer Hospital GuangzhouSetelah melakukan konsultasi jarak jauh melalui kantor cabang rumah sakit di Ho Chi Minh, keluarga tersebut memutuskan untuk membawanya ke Tiongkok untuk menjalani pengobatan. Barulah setelah mereka berangkat menuju Tiongkok, keluarga akhirnya memberitahukan kondisi penyakit yang sebenarnya kepada Thi Hue Nguyen.

Memulai Pengobatan di Guangzhou

Thi Hue Nguyen dirawat di rumah sakit pada 10 Mei 2018. Setelah menjalani evaluasi menyeluruh, tim perawatan multidisiplin terlebih dahulu berfokus pada penanganan penumpukan cairan di sekitar paru-parunya sebelum melanjutkan dengan rencana pengobatan minimal invasif yang disesuaikan dengan kondisinya.

  • 11 Mei 2018 – Dilakukan tindakan drainase toraks (pengeluaran cairan dari rongga dada), yang berhasil mengeluarkan sekitar 3.000 mililiter cairan bercampur darah dari area dada.
  • 17 Mei 2018 – Dilakukan implantasi partikel radioaktif, dengan menanamkan 30 biji Iodium-125 (I-125) secara langsung ke dalam tumor berdasarkan ukuran tumor dan kondisi keseluruhan pasien.

Partikel yang ditanamkan tersebut dirancang untuk melepaskan radiasi dosis rendah secara terus-menerus langsung pada area tumor selama kurang lebih dua bulan. Selain itu, pasien juga menjalani sesi berkala terapi obat target berbasis gen dan terapi intervensi untuk memperkuat efektivitas pengobatan.

Hasil yang Menggembirakan

Pendekatan pengobatan kombinasi yang dijalani menunjukkan hasil yang terlihat dalam waktu relatif singkat. Hasil rontgen dada yang dilakukan pada 30 Juni 2018 menunjukkan bahwa tumor di paru-paru kanan mengalami penyusutan yang signifikan. Menurut tim medis yang merawatnya, kondisi pasien mulai membaik dalam waktu sekitar dua minggu setelah memulai pengobatan. Pada saat keluar dari rumah sakit pada 6 Juli 2018, kondisinya telah stabil: ukuran tumor terus mengecil, cairan pleura telah menghilang sepenuhnya, nafsu makan membaik, dan kondisi emosionalnya juga jauh lebih positif.

Perbandingan Sebelum dan Sesudah Pengobatan

Hasil pencitraan yang dilakukan sebelum menjalani pengobatan minimal invasif pada 15 Mei 2018 kemudian dibandingkan dengan hasil pemeriksaan lanjutan pada 16 Agustus 2018. Perbandingan tersebut menunjukkan tingkat penyusutan tumor yang signifikan dalam kurun waktu sekitar tiga bulan.Pada Agustus 2018, Thi Hue Nguyen telah kembali ke rumah sakit sebanyak dua kali untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Hasil pemeriksaan CT scan pada kunjungan tersebut menunjukkan bahwa tumor di paru-paru kanannya hampir sepenuhnya menghilang. Kondisi kesehatannya secara keseluruhan terus membaik hingga pada saat melihatnya, sulit untuk membayangkan bahwa ia pernah menjadi seorang pasien kanker.

Perkembangan Positif Saat Tindak Lanjut

Pada Agustus 2018, Thi Hue Nguyen telah kembali ke rumah sakit sebanyak dua kali untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Hasil pemeriksaan CT scan pada kunjungan tersebut menunjukkan bahwa tumor di paru-paru kanannya hampir sepenuhnya menghilang. Kondisi kesehatannya secara keseluruhan terus membaik, hingga ketika melihatnya, orang lain akan sulit percaya bahwa ia pernah menjadi pasien kanker.

Kekuatan dari Dukungan Keluarga

Thi Hue Nguyen menceritakan bahwa dirinya merasa sangat takut dan terpukul ketika mengetahui diagnosis penyakitnya. Namun, ia mengakui bahwa dukungan dan dorongan dari keluarga membantunya menemukan kekuatan untuk terus berjuang. Ia mengungkapkan bahwa dukungan penuh dari suaminya memberinya kepercayaan diri dan semangat untuk menghadapi proses pengobatan. Melihat perkembangan positif setelah menjalani pengobatan minimal invasif modern di Guangzhou juga semakin memperkuat tekadnya untuk terus melawan penyakit tersebut. Selain itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian tim medis, serta bantuan para penerjemah yang dengan penuh perhatian mendampinginya selama seluruh proses pengobatan.

Menatap Masa Depan

Saat ini, Thi Hue Nguyen telah menjadi seorang nenek. Putranya telah menikah dan memiliki keluarga sendiri, sementara pernikahan putrinya juga sedang dipersiapkan ketika kisah ini dibagikan. Perjalanan hidupnya menjadi bukti bahwa tekad yang kuat, dukungan keluarga, serta akses terhadap perawatan kanker minimal invasif yang modern dapat memberikan harapan dan membuka peluang untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Patient Profile

Nama
Thi Hue Nguyen
Usia
Negara
Vietnam
Tipe
Kanker paru stadium lanjut (stadium akhir) dengan efusi pleura ganas
Kondisi
Didiagnosis memiliki tumor ganas pada paru kanan berukuran sekitar 2,8 cm × 3,2 cm, disertai penumpukan cairan dalam jumlah besar di rongga pleura yang menyebabkan batuk dan sesak napas.
PengobatanPengobatan
Tindakan torakosentesis (pengeluaran cairan pleura), implantasi partikel radioaktif (biji Iodium-125/I-125 seed implants), terapi intervensi, serta terapi obat target gen.
Hasil
Ukuran tumor mengecil secara signifikan dalam beberapa minggu. Pada pemeriksaan lanjutan empat bulan kemudian, tumor hampir menghilang dan efusi pleura telah teratasi. Pasien diperbolehkan pulang dalam kondisi stabil.

Konsultasi Medis Gratis

Dapatkan Rencana Pengobatan yang Dipersonalisasi

Tim Multidisciplinary Team (MDT) kami akan meninjau kondisi Anda secara menyeluruh dan memberikan second opinion serta rekomendasi rencana pengobatan yang dipersonalisasi tanpa biaya.
Jadwalkan Konsultasi
Mulai Hari Ini

Siap Mulai Pengobatan Anda?

Koordinator pasien kami siap 24/7 meninjau diagnosis Anda, menjelaskan teknologi sesuai, dan mengatur konsultasi multidisiplin gratis.
Jadwalkan Konsultasi Gratis

Pasien Kanker Paru dari Vietnam Menemukan Harapan Baru di Guangzhou

Introduction

Pengalaman Medis

Bidang Penelitian

Jadwalkan Konsultasi