Teknologi

Ablasi Mikrowave

Microwave Ablation, yang biasa disingkat MWA, adalah metode pengobatan fisik minimal invasif yang memiliki kemampuan kuat dalam menonaktifkan dan menghancurkan tumor. Teknik ini telah digunakan dalam pengobatan kanker hati selama lebih dari tiga dekade.
Jadwalkan Konsultasi Gratis
Microwave Ablation
Microwave Ablation

Microwave Ablation (MWA)

Apa Itu Microwave Ablation?

Microwave Ablation, yang biasa disingkat MWA, adalah metode pengobatan fisik minimal invasif yang memiliki kemampuan kuat dalam menonaktifkan dan menghancurkan tumor. Teknik ini telah digunakan dalam pengobatan kanker hati selama lebih dari tiga dekade. Dalam beberapa tahun terakhir, cakupan penggunaan MWA telah berkembang secara signifikan dan kini diterapkan pada berbagai jenis kanker dengan hasil klinis yang baik. Selama prosedur berlangsung, sebuah probe khusus dimasukkan secara langsung ke dalam massa tumor dengan panduan pencitraan medis. Probe tersebut kemudian memancarkan energi gelombang mikro yang menghasilkan panas untuk menghancurkan dan mengablasi jaringan ganas di lokasi tumor. Karena energi diberikan secara tepat sasaran dan terkonsentrasi langsung pada tumor, jaringan sehat di sekitarnya umumnya tidak mengalami kerusakan yang berarti. Hal ini menjadikan MWA sebagai salah satu pilihan terapi minimal invasif yang efektif untuk membantu mengendalikan pertumbuhan tumor dengan dampak yang lebih rendah terhadap jaringan normal di sekitarnya.

Cara Kerja Microwave Ablation (MWA)

Prosedur ini dilakukan dengan panduan pencitraan secara real-time — biasanya menggunakan ultrasonografi tipe B (B-ultrasound), CT scan, MRI, atau peralatan pencitraan sejenis — yang memungkinkan dokter menempatkan jarum koagulasi termal gelombang mikro secara akurat ke dalam tumor. Setelah jarum berada pada posisi yang tepat, alat tersebut akan memancarkan gelombang mikro yang menyebabkan molekul polar di dalam jaringan kanker bergetar dan menghasilkan panas. Ketika suhu lokal meningkat hingga lebih dari 60°C, protein dalam sel tumor mengalami denaturasi dan koagulasi, sehingga menyebabkan kematian sel yang tidak dapat dipulihkan. Selain efek penghancuran langsung terhadap jaringan tumor, Microwave Ablation (MWA) juga diyakini dapat merangsang respons imun tubuh, meningkatkan fungsi sistem kekebalan, serta membantu menekan penyebaran sel kanker lebih lanjut.

Microwave Ablation

Keunggulan Microwave Ablation (MWA)

  • Efisiensi tinggi, waktu tindakan singkat: Tumor dengan diameter sekitar 6 cm umumnya dapat diablasikan dalam waktu kurang lebih 10 menit, sehingga mengurangi risiko tindakan dan ketidaknyamanan pasien. Tumor berukuran kurang dari 5 cm sering kali dapat dihancurkan sepenuhnya dalam satu kali tindakan tanpa meninggalkan sel kanker yang tersisa.
  • Zona koagulasi yang dapat dikontrol: Area jaringan tumor yang diablasikan dapat diatur secara presisi, sehingga membantu melindungi jaringan sehat di sekitarnya dari kerusakan yang signifikan.
  • Minimal trauma: Prosedur ini hanya memerlukan pemasukan jarum berdiameter kurang dari 2 mm dengan bantuan panduan pencitraan, sehingga tidak menimbulkan bekas operasi, tidak memerlukan jahitan, dan hampir tidak menyebabkan trauma pada tubuh. Area tusukan biasanya kurang dari 3 mm.
  • Efek samping rendah: Berbeda dengan kemoterapi atau radioterapi, MWA tidak menimbulkan efek samping khas yang sering dikaitkan dengan kedua terapi tersebut. Metode ini memiliki tingkat keamanan tinggi dan risiko kekambuhan yang rendah.
  • Dapat diterapkan pada berbagai kondisi pasien: MWA dapat digunakan pada pasien yang tidak memenuhi syarat untuk operasi, pasien yang tidak memberikan respons terhadap embolisasi transarterial, atau pasien dengan gangguan fungsi hati. Dalam kondisi tersebut, MWA dapat menjadi pilihan terapi paliatif untuk mengecilkan ukuran tumor, mengurangi nyeri, memperpanjang harapan hidup, serta meningkatkan kualitas hidup pasien secara keseluruhan.

Aplikasi Klinis

Ablasi gelombang mikro (Microwave Ablation) digunakan untuk menangani berbagai jenis tumor padat, termasuk kanker hati, kanker paru-paru, kanker tiroid, kanker payudara, kanker tulang, mioma uteri (histeromioma), kanker pankreas, kanker ginjal, serta keganasan tumor padat lainnya. Terapi ini sangat sesuai untuk kelompok pasien berikut:

  1. Pasien yang tidak dapat menjalani operasi karena faktor usia lanjut, kondisi fisik yang kurang baik, adanya penyakit penyerta, atau lokasi tumor yang tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi.
  2. Pasien yang ingin menghindari operasi terbuka konvensional, seperti torakotomi atau prosedur pembedahan besar lainnya.
  3. Pasien yang saat dilakukan eksplorasi selama operasi ditemukan tidak memenuhi syarat untuk reseksi tumor setelah evaluasi lebih lanjut.
  4. Pasien dengan kondisi metastasis (penyebaran kanker) atau kanker yang mengalami kekambuhan (rekurensi).

Dapatkan Konsultasi Gratis

Spesialis kami siap meninjau kondisi Anda dan menyusun rencana perawatan yang dipersonalisasi.
Jadwalkan Konsultasi
Mulai Hari Ini

Siap Mulai Pengobatan Anda?

Koordinator pasien kami siap 24/7 meninjau diagnosis Anda, menjelaskan teknologi sesuai, dan mengatur konsultasi multidisiplin gratis.
Jadwalkan Konsultasi Gratis
Microwave Ablation

Ablasi Mikrowave

Introduction

Pengalaman Medis

Bidang Penelitian

Jadwalkan Konsultasi