Teknologi

Pisau Partikel

Implantasi biji radioaktif Iodine-125, atau lebih dikenal sebagai Particle Knife, merupakan teknologi terapi minimal invasif yang dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan operasi konvensional dan radioterapi eksternal.
Jadwalkan Konsultasi Gratis
Particle Knife
Particle Knife

Implantasi Biji Radioaktif Iodine-125 (Particle Knife)

Apa Itu Implantasi Biji Radioaktif Iodine-125 (Particle Knife)?

Implantasi biji radioaktif Iodine-125, atau lebih dikenal sebagai Particle Knife, merupakan teknologi terapi minimal invasif yang dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan operasi konvensional dan radioterapi eksternal.

Sebelum prosedur dilakukan, dokter akan menghitung dosis radiasi yang dibutuhkan serta menentukan jumlah biji radioaktif berdasarkan ukuran, lokasi, dan karakteristik tumor. Dengan bantuan pencitraan real-time, biji radioaktif Iodine-125 (¹²⁵I) kemudian ditanamkan langsung ke dalam tumor atau jaringan di sekitarnya yang telah terinfiltrasi sel kanker. Biji radioaktif tersebut memancarkan sinar gamma secara terus-menerus untuk menghancurkan sel kanker dari dalam. Terapi ini merupakan bentuk radioterapi internal (brachytherapy) yang mampu memberikan hasil sebanding dengan tindakan operasi pada kasus tertentu.

Tahapan Prosedur Implantasi Particle Knife

  1. Tim medis menentukan jumlah biji radioaktif yang diperlukan serta merencanakan posisi penanamannya di dalam tumor.
  2. Setelah pemberian anestesi lokal, dokter menggunakan pencitraan medis untuk menentukan lokasi tumor secara akurat.
  3. Jarum implantasi khusus dimasukkan secara presisi ke dalam tumor untuk menempatkan biji radioaktif.
  4. Setelah berada pada posisi yang tepat, biji Iodine-125 akan memancarkan sinar gamma secara terus-menerus yang merusak DNA sel kanker, menghentikan pembelahannya, sehingga tumor secara bertahap mengecil dan mati.

Siapa yang Dapat Menjalani Terapi Ini?

Implantasi biji radioaktif dapat menjadi pilihan bagi pasien dengan kondisi berikut:

  • Pasien dengan tumor primer yang belum pernah mendapatkan pengobatan.
  • Pasien yang menolak operasi atau tidak memenuhi syarat untuk menjalani operasi.
  • Pasien yang tidak mendapatkan hasil optimal dari radioterapi eksternal.
  • Pasien yang memerlukan tambahan dosis radiasi lokal karena dosis radioterapi sebelumnya belum mencukupi.
  • Pasien yang masih memiliki sisa tumor setelah operasi atau memiliki batas sayatan operasi yang terlalu dekat dengan tumor (kurang dari 0,5 cm).
  • Pasien yang mengalami kekambuhan setelah operasi namun tidak dapat menjalani operasi ulang.
  • Pasien dengan metastasis atau kekambuhan lokal yang sudah tidak dapat dioperasi.
  • Pasien yang ingin menurunkan risiko penyebaran kanker sekaligus meningkatkan efektivitas terapi secara keseluruhan.

Jenis Kanker yang Dapat Ditangani

Teknologi Particle Knife digunakan untuk menangani berbagai jenis kanker, di antaranya: Kanker paru, Kanker prostat, Kanker payudara, Kanker hati, Kanker nasofaring, Kanker lidah, Kanker kelenjar parotis, Kanker amandel (tonsil), Kanker serviks, Kanker endometrium,Berbagai jenis kanker padat lainnya

Perbandingan Particle Knife dengan Radioterapi Konvensional

Keamanan

Particle Knife Memiliki tingkat keamanan yang tinggi dengan risiko terhadap pasien yang lebih rendah. Radioterapi Konvensional Memiliki risiko lebih besar karena radiasi harus melewati jaringan sehat sebelum mencapai tumor.

Kerusakan Jaringan

Particle Knife: Luka tindakan hanya berukuran beberapa milimeter. Radiasi terfokus langsung pada tumor. Jaringan sehat di sekitarnya menerima paparan radiasi yang jauh lebih sedikit. Efek samping dan komplikasi lebih ringan. Radioterapi Konvensional: Radiasi harus melewati jaringan sehat. Dapat menurunkan fungsi sistem imun. Lebih sering menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, diare, dan hilangnya nafsu makan.

Dosis Radiasi

Particle Knife: Karena biji Iodine-125 memancarkan radiasi secara terus-menerus langsung di dalam tumor, dosis yang diterima tumor dapat mencapai 2–3 kali lebih tinggi dibandingkan radioterapi eksternal. Radioterapi Konvensional: Sebagian energi radiasi diserap oleh kulit dan jaringan sehat sebelum mencapai tumor sehingga dosis efektif yang diterima tumor menjadi lebih rendah.

Durasi Pengobatan

Particle Knife Satu kali implantasi mampu memberikan radiasi efektif secara terus-menerus hingga 6 bulansehingga jumlah kunjungan ke rumah sakit menjadi jauh lebih sedikit. Radioterapi Konvensional: Biasanya memerlukan terapi sekitar 5 kali seminggu selama 1–2 bulan..

Efektivitas Pengobatan

Particle Knife: Paparan radiasi dosis rendah yang berlangsung terus-menerus selama hingga 180 hari memungkinkan sel kanker dihancurkan pada berbagai fase siklus pembelahannya sehingga efektivitas terapi menjadi lebih tinggi. Radioterapi Konvensional: Radiasi diberikan secara bertahap (fractionated), sehingga hanya efektif terhadap sel kanker yang berada pada fase sensitif saat penyinaran dilakukan.

Keunggulan Terapi Particle Knife

  • Presisi Tinggi Perangkat lunak khusus membantu menghitung jumlah biji radioaktif, posisi implantasi, dan jalur pemasangan secara sangat akurat.
  • Efektivitas Tinggi Radiasi dipusatkan langsung pada tumor sehingga memberikan efek penghancuran sel kanker yang maksimal.
  • Efek Berkelanjutan Radiasi berlangsung hingga 180 hari, sehingga seluruh sel kanker mendapatkan paparan radiasi secara merata pada setiap fase siklus hidupnya.
  • Dampak Minimal pada Jaringan Sehat Radiasi hanya menjangkau area sekitar 5–50 mm, sehingga paparan terhadap jaringan sehat di sekitarnya sangat minimal.
  • Tingkat Keamanan Tinggi Paparan radiasi terhadap tenaga medis maupun anggota keluarga berada jauh di bawah batas keamanan yang ditetapkan karena radiasi hanya terfokus di area tumor.
  • Minimal Invasif Biji radioaktif ditanam melalui jarum khusus tanpa memerlukan operasi terbuka.
  • Biokompatibilitas Sangat Baik Setiap biji Iodine-125 dilapisi cangkang paduan titanium yang aman bagi tubuh, tidak menimbulkan penolakan, serta mencegah kebocoran radiasi.
  • Dapat Dikombinasikan dengan Terapi Lain — Terapi ini dapat digunakan bersama metode pengobatan lain untuk meningkatkan efektivitas keseluruhan.
  • Dapat Diulang — Apabila dosis radiasi awal belum mencukupi, implantasi tambahan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
  • Cocok untuk Berbagai Jenis Kanker — Particle Knife dapat digunakan pada sebagian besar jenis tumor padat.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Radiasi dari biji Iodine-125 hanya memiliki jangkauan efektif sekitar 1,7 cm. Tingkat paparan radiasi terhadap pasien maupun tenaga medis tetap berada jauh di bawah batas keamanan nasional, sehingga tidak perlu khawatir terhadap risiko radiasi dalam kehidupan sehari-hari.

Selama dua bulan pertama setelah tindakan, pasien disarankan membatasi kontak dekat dengan ibu hamil dan anak-anak di bawah usia tiga tahun. Setelah periode tersebut, tingkat radiasi akan menurun secara alami sehingga pasien dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Karena cangkang biji radioaktif terbuat dari paduan titanium, pasien tetap dapat menjalani berbagai pemeriksaan pencitraan seperti CT Scan, MRI, rontgen, maupun USG dengan aman setelah prosedur implantasi.

Dapatkan Konsultasi Gratis

Spesialis kami siap meninjau kondisi Anda dan menyusun rencana perawatan yang dipersonalisasi.
Jadwalkan Konsultasi
Mulai Hari Ini

Siap Mulai Pengobatan Anda?

Koordinator pasien kami siap 24/7 meninjau diagnosis Anda, menjelaskan teknologi sesuai, dan mengatur konsultasi multidisiplin gratis.
Jadwalkan Konsultasi Gratis
Particle Knife

Pisau Partikel

Introduction

Pengalaman Medis

Bidang Penelitian

Jadwalkan Konsultasi