Kanker Payudara

Terapi Intervensi Minimal Invasif Membantu Mempertahankan Payudara Lebih dari 8 Tahun

Bagaimana Terapi Intervensi Minimal Invasif Membantu Saya Mempertahankan Payudara Lebih dari 8 Tahun

Pada November 2023, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou mengadakan acara khusus bertajuk “Come-Home Gala of Anti-Cancer Stars” sebagai bagian dari inisiatif Basis Pelatihan Medis Onkologi Terpadu Holistik Jalur Sutra. Sembilan penyintas kanker dari berbagai negara diundang dalam acara tersebut untuk berbagi perjalanan mereka dalam menghadapi kanker. Di antara para tamu kehormatan tersebut adalah Ibu Asia, seorang penyintas kanker payudara asal Indonesia, yang berbagi kisah pemulihannya kepada para hadirin dengan penuh haru, kehangatan, dan kebanggaan.

Memilih St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou Sejak Awal

Perjalanan kesehatan Ms. Asia dimulai pada Maret 2015, ketika ia menemukan benjolan di payudara kirinya. Pemeriksaan medis di rumah sakit setempat membawa kabar yang sulit diterima: ia didiagnosis menderita karsinoma duktal invasif pada payudara kiri. Diagnosis tersebut membuatnya terpukul dan merasa hancur. Namun, ia segera mengingatkan dirinya bahwa kesedihan yang berkepanjangan hanya akan menambah beban keluarganya, sehingga ia memilih menghadapi penyakit ini dengan tekad, bukan dengan keputusasaan. Ternyata, ia tidak perlu mencari terlalu lama untuk menemukan jalan pengobatan yang tepat.

Ia mengingat bahwa tepat pada malam setelah diagnosis ditegakkan, kakak iparnya menghubunginya dan menyarankan agar ia mencari informasi tentang St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. Mengikuti saran tersebut, ia membawa laporan medisnya ke kantor perwakilan rumah sakit di Medan, tempat secara kebetulan seorang dokter dari kantor pusat Guangzhou sedang berkunjung dan tersedia untuk melakukan konsultasi. Pertemuan tersebut cukup untuk meyakinkannya pergi ke kampus utama rumah sakit di Guangzhou, Tiongkok, untuk menjalani pengobatan. Dengan dukungan dari staf kantor perwakilan setempat, perjalanannya berjalan dengan lancar. Saat mengenang kembali keputusan tersebut, ia berbicara dengan penuh kebanggaan tentang keyakinannya dalam mengambil langkah itu sejak awal.

Jalur Minimal Invasif yang Membebaskannya dari Efek Samping yang Biasanya Terjadi

Ms. Asia tiba di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou pada April 2015. Setelah menjalani proses penerimaan dan pemeriksaan diagnostik lengkap, dokter memastikan bahwa kankernya telah berkembang ke Stadium III. Dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan secara keseluruhan dan kondisi spesifiknya, tim multidisiplin rumah sakit (MDT) menyusun rencana pengobatan yang dipersonalisasi dengan pendekatan minimal invasif, yang menggabungkan terapi intervensi dan naturopathy.

Sebelum tindakan dilakukan, para dokter MDT memprioritaskan untuk menjelaskan setiap tahapan proses kepada Ms. Asia, memastikan bahwa ia benar-benar memahami apa yang akan dijalani. Setelah melalui diskusi tersebut, tim menjadwalkan serangkaian enam sesi terapi intervensi. Pada sesi ketiga, hasil pengobatan sudah terlihat jelas, dengan tumor menunjukkan respons yang kuat terhadap terapi. Pada Juli 2016, pemeriksaan PET/CT seluruh tubuh yang dilakukan di Singapura membawa kabar yang selama ini dinantikan keluarga: tumor telah menghilang sepenuhnya. Keluarga Ms. Asia sangat bahagia dan bersyukur karena sejak awal ia telah menemukan pendekatan pengobatan yang efektif. Ia kemudian mengenang bahwa meskipun keluarganya sempat dipenuhi kekhawatiran pada awal perjalanan pengobatan, melihat tumor yang perlahan mengecil hingga akhirnya menghilang memberikan kelegaan sekaligus rasa syukur yang mendalam kepada tim perawatan rumah sakit.

Saat membandingkan pengalamannya dengan teman-teman yang menjalani pengobatan di tempat lain, Ms. Asia melihat perbedaan yang sangat jelas. Beberapa dari mereka mengalami efek samping berat—termasuk kelemahan tubuh dan muntah yang terus-menerus—sementara ia tidak mengalami hal tersebut. Nafsu makannya tetap baik, tidurnya berkualitas, aktivitas fisiknya tetap mudah dilakukan, bahkan berat badannya meningkat hingga 60 kilogram selama periode tersebut. Ia sering menceritakan bagaimana terapi minimal invasif memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan pendekatan pengobatan konvensional. Sejak menyelesaikan rangkaian pengobatannya pada tahun 2017, ia tetap menjaga kondisi fisiknya dengan baik, menjalani rutinitas normal, bahkan tetap dapat melakukan perjalanan bisnis dan liburan bersama keluarga selama masa pemantauan lanjutan.

Kunci Sebenarnya untuk Mengalahkan Kanker: Berdamai dengan Diri Sendiri

Merefleksikan pengalamannya, Ms. Asia menggambarkan kanker sebagai seorang guru yang membawanya menuju penerimaan diri dan pandangan hidup yang lebih positif. Ia menyadari bahwa banyak pasien, ketika mendengar diagnosis kanker, merasa diliputi ketakutan atau bahkan kehilangan harapan, menganggap penyakit tersebut sebagai vonis kematian. Namun, ia dengan tegas menolak pemikiran tersebut. Menurutnya, diagnosis kanker bukanlah akhir dari perjalanan seseorang—pasien masih memiliki kesempatan nyata untuk mendapatkan pengobatan yang efektif dan tetap mengejar hal-hal yang berarti dalam hidup mereka.

Dalam acara tersebut, ia menyampaikan kata-kata penyemangat kepada para pasien lain yang masih berjuang melawan penyakit ini, mendorong mereka untuk tetap memiliki harapan dan keberanian. Ia menekankan bahwa meskipun hidup dengan kanker, mempertahankan semangat positif dan kemauan untuk terus berjuang dapat membawa perbedaan besar.

Gambaran Umum Teknik Minimal Invasif yang Digunakan

Terapi Intervensi

Terapi intervensional dilakukan dengan menggunakan teknik tusukan yang dipandu pencitraan, di mana kateter khusus dan instrumen presisi digunakan untuk mengantarkan obat antikanker langsung ke area tumor—dengan konsentrasi 2 hingga 8 kali lebih tinggi dibandingkan pemberian obat melalui infus intravena. Pada saat yang sama, prosedur ini menyumbat pembuluh darah yang memasok tumor, sehingga memutus aliran darah ke tumor untuk membantu mengecilkan atau menghilangkannya.

  • Bersifat minimal invasif dengan trauma yang lebih ringan, komplikasi lebih sedikit, tingkat keamanan yang baik, serta waktu pemulihan yang lebih cepat.
  • Menjadi pilihan yang sesuai bagi pasien yang tidak memberikan respons baik terhadap radioterapi konvensional, atau pasien yang tidak dapat maupun tidak ingin menjalani operasi.

Patient Profile

Nama
Ms. Asia
Usia
Negara
Indonesia
Tipe
Kanker Payudara
Kondisi
Didiagnosis pada Maret 2015 setelah menemukan benjolan di payudara kiri; dikonfirmasi sebagai kanker stadium III saat masuk rumah sakit pada April 2015. Pemeriksaan PET/CT lanjutan pada Juli 2016 menunjukkan tumor telah menghilang sepenuhnya. Kini telah menjadi penyintas kanker selama lebih dari 8 tahun dengan kondisi kesehatan yang baik.
PengobatanPengobatan
Rencana pengobatan kombinasi terapi minimal invasif berupa Terapi Intervensi + Naturopati, yang terdiri dari 6 prosedur intervensi.
Hasil
Tumor berhasil dihilangkan dengan payudara tetap dipertahankan; kembali menjalani kehidupan normal, bekerja, bepergian, serta melakukan aktivitas bersama keluarga; membagikan kisahnya secara publik sebagai seorang penyintas kanker dan pendukung bagi pasien kanker pada November 2023.

Konsultasi Medis Gratis

Dapatkan Rencana Pengobatan yang Dipersonalisasi

Tim Multidisciplinary Team (MDT) kami akan meninjau kondisi Anda secara menyeluruh dan memberikan second opinion serta rekomendasi rencana pengobatan yang dipersonalisasi tanpa biaya.
Jadwalkan Konsultasi
Mulai Hari Ini

Siap Mulai Pengobatan Anda?

Koordinator pasien kami siap 24/7 meninjau diagnosis Anda, menjelaskan teknologi sesuai, dan mengatur konsultasi multidisiplin gratis.
Jadwalkan Konsultasi Gratis

Terapi Intervensi Minimal Invasif Membantu Mempertahankan Payudara Lebih dari 8 Tahun

Introduction

Pengalaman Medis

Bidang Penelitian

Jadwalkan Konsultasi