Kanker Payudara

Perjalanan Seorang Wanita Filipina Melawan Kanker Payudara Stadium IV

Dari 10 cm Menjadi Kurang dari 1 cm: Perjalanan Seorang Wanita Filipina Melawan Kanker Payudara Stadium IV

Bagi Lorna Logico, seorang wanita berusia 61 tahun asal Filipina, perjuangan melawan kanker payudara berlangsung hampir satu dekade. Ia menjalani dua kali operasi, menghadapi beberapa kali kekambuhan, hingga akhirnya didiagnosis menderita kanker payudara stadium IV. Perjalanannya mencapai titik balik ketika ia memutuskan untuk menjalani terapi minimal invasif di Tiongkok. Keputusan tersebut membantu mengecilkan ukuran tumornya dari 10 cm menjadi kurang dari 1 cm.

Diagnosis yang Mengubah Segalanya

Pada tahun 2010, Lorna menemukan benjolan di payudara kanannya. Ia kemudian memeriksakan diri ke seorang dokter bedah dan menjalani biopsi. Hasil pemeriksaan tersebut mengonfirmasi ketakutan terbesarnya: ia didiagnosis menderita kanker payudara.

Pada saat itu, para dokter menilai kondisinya mengancam nyawa. Keluarga dan orang-orang terdekatnya berusaha sekuat tenaga mencari berbagai kemungkinan pengobatan. Di Filipina, Lorna mengetahui bahwa pasien umumnya hanya memiliki dua pilihan: menjalani pengobatan herbal atau menjalani operasi mastektomi radikal. Karena meyakini bahwa operasi memberikan peluang terbaik untuk mengangkat kanker secara menyeluruh, Lorna akhirnya memutuskan untuk menjalani mastektomi total.

Harapan itu tidak bertahan lama. Pada tahun 2012, kanker kembali muncul, kali ini dalam bentuk tumor baru. Karena khawatir terhadap efek toksisitas yang berat serta kerusakan jaringan yang sering dikaitkan dengan kemoterapi dan radioterapi konvensional, ia memutuskan untuk tidak menjalani kedua terapi tersebut. Sebagai gantinya, ia menjalani operasi kedua untuk mengangkat tumor yang baru tumbuh tersebut.

Kanker Kembali Lagi — dan Berkembang Menjadi Stadium IV

Hanya setahun kemudian, pada 2013, tumor kembali muncul di payudara kanannya. Kali ini, Lorna menolak menjalani operasi lagi setelah menyaksikan sendiri bahwa tindakan bedah saja tidak mampu menghentikan kanker agar tidak kembali. Ia pun mulai mencari berbagai pilihan pengobatan lain di Filipina, namun tidak satu pun yang tampak mampu memberikan solusi jangka panjang.

Selama masa yang penuh tantangan ini, dokter menemukan bahwa kanker telah menyebar ke ketiak kanannya. Hasil pemeriksaan pencitraan, termasuk CT scan dan rontgen dada, menunjukkan adanya tumor berukuran sekitar 10 cm yang telah menginvasi dinding dadanya. Berdasarkan temuan tersebut, diagnosisnya diperbarui menjadi kanker payudara stadium IV.

Beralih ke Terapi Minimal Invasif di Tiongkok

Menyadari betapa serius kondisinya, Lorna memutuskan untuk menghentikan sejenak rutinitasnya dan secara aktif mencari pilihan pengobatan yang lebih maju. Pencariannya membawanya ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, yang menawarkan pendekatan terapi minimal invasif—sebuah pilihan yang kembali membangkitkan harapannya. Tertarik oleh reputasi terapi ini yang mampu menargetkan tumor secara presisi sekaligus meminimalkan kerusakan pada jaringan sehat dan mengurangi efek samping yang berat, Lorna pun mantap mengambil keputusan untuk menjalani pengobatan di Tiongkok.

Lorna tiba di rumah sakit pada Mei 2018. Tim medis menyusun rencana perawatan yang mengombinasikan dua metode:

  • Terapi intervensi
  • Krioterapi

Setelah menjalani empat sesi terapi kombinasi dengan pendekatan minimal invasif ini, hasil yang diperoleh melampaui harapan. Pada kunjungan kontrol keempat, Lorna mengungkapkan bahwa tumor yang sebelumnya berukuran 10 cm telah menyusut menjadi kurang dari 1 cm. Ia meyakini bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari perpaduan antara keyakinannya serta perawatan yang diterimanya selama menjalani pengobatan di rumah sakit.

Pujian untuk Tim Perawatan

Selain hasil pengobatan yang memuaskan, Lorna juga menyampaikan apresiasinya terhadap pengalaman keseluruhannya selama menjalani perawatan di rumah sakit. Menurutnya, pihak rumah sakit menyediakan layanan antar-jemput saat kedatangan dan kepulangannya, sehingga perjalanan di negara yang masih asing terasa jauh lebih mudah dan nyaman. Selama masa perawatan, Lorna bersama keluarganya juga berkesempatan menikmati suasana Kota Guangzhou. Mereka mengikuti wisata kapal menyusuri Sungai Pearl (Pearl River) serta mengunjungi kawasan di sekitar Guangzhou Tower, menjadikan perjalanan pengobatan mereka lebih berkesan dan menyenangkan.

Ia menggambarkan para tenaga medis sebagai sosok yang hangat dan penuh perhatian. Menurutnya, dukungan mereka membantu meredakan rasa takut, menjawab berbagai pertanyaannya, serta memberinya harapan baru sepanjang menjalani pengobatan.

Menemukan Dukungan dari Sesama Pasien dan Menatap Masa Depan

Selain menjalani pengobatan, Lorna juga menemukan kekuatan dari kebersamaan dengan para pasien lain di rumah sakit. Banyak di antara mereka yang rutin menjenguknya, memberikan semangat, serta dengan sabar menjawab berbagai pertanyaannya mengenai proses pengobatan dan tindakan medis. Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah ketika seorang pasien asal Filipina datang ke ruang perawatannya untuk mendoakan kesembuhannya. Dukungan sederhana namun tulus tersebut memberikan kekuatan emosional yang sangat berarti bagi Lorna selama menjalani perawatan. Sebagai bentuk rasa syukur, Lorna pun menyampaikan doa dan harapan terbaiknya agar seluruh pasien yang sedang berjuang melawan kanker diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesembuhan.

Seiring kondisi fisiknya yang terus membaik setelah menjalani pengobatan, Lorna mengaku merasa lebih bahagia dan lebih tenang dibandingkan yang pernah ia rasakan selama bertahun-tahun. Menatap masa depan dengan penuh harapan, ia berbagi impian sederhana: tinggal di sebuah pertanian, tempat ia dapat menanam sendiri berbagai tanaman, buah, dan sayuran untuk dinikmati bersama keluarganya.

Patient Profile

Nama
Lorna Logico
Usia
61
Negara
Philippines
Tipe
Kanker Payudara Stadium IV (Kambuh)
Kondisi
Didiagnosis pada tahun 2010; menjalani dua kali mastektomi; kanker kambuh sebanyak dua kali dan kemudian menyebar ke dinding dada serta ketiak kanan, dengan ukuran tumor mencapai 10 cm.
PengobatanPengobatan
Terapi Intervensi + Krioterapi (Terapi Minimal Invasif)
Hasil
Setelah empat sesi pengobatan, ukuran tumor menyusut dari 10 cm menjadi kurang dari 1 cm dan kondisi pasien mencapai stabil.

Konsultasi Medis Gratis

Dapatkan Rencana Pengobatan yang Dipersonalisasi

Tim Multidisciplinary Team (MDT) kami akan meninjau kondisi Anda secara menyeluruh dan memberikan second opinion serta rekomendasi rencana pengobatan yang dipersonalisasi tanpa biaya.
Jadwalkan Konsultasi
Mulai Hari Ini

Siap Mulai Pengobatan Anda?

Koordinator pasien kami siap 24/7 meninjau diagnosis Anda, menjelaskan teknologi sesuai, dan mengatur konsultasi multidisiplin gratis.
Jadwalkan Konsultasi Gratis

Perjalanan Seorang Wanita Filipina Melawan Kanker Payudara Stadium IV

Introduction

Pengalaman Medis

Bidang Penelitian

Jadwalkan Konsultasi