Teknologi

Terapi Termal

Terapi Hipertermia Medan Endogen (Endogenous Field Thermotherapy) adalah teknologi pengobatan kanker yang menggunakan dua arus listrik dengan frekuensi berbeda yang dipancarkan secara bersamaan sehingga saling berpotongan di dalam tubuh.
Jadwalkan Konsultasi Gratis
Thermal Therapy
Thermal Therapy

Terapi Hipertermia untuk Pengobatan Kanker

Apa Itu Terapi Hipertermia Medan Endogen?

Terapi Hipertermia Medan Endogen (Endogenous Field Thermotherapy) adalah teknologi pengobatan kanker yang menggunakan dua arus listrik dengan frekuensi berbeda yang dipancarkan secara bersamaan sehingga saling berpotongan di dalam tubuh. Titik perpotongan kedua arus tersebut menghasilkan medan listrik yang meningkatkan suhu jaringan tumor hingga 42,5°C–43,5°C selama lebih dari 40 menit. Peningkatan suhu yang terkontrol ini membantu menghentikan pertumbuhan dan pembelahan sel kanker. Selain memberikan efek langsung terhadap sel tumor, terapi hipertermia juga dapat meningkatkan efektivitas kemoterapi dan radioterapi, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta membantu mengurangi risiko penyebaran kanker ke organ lain.

Bagaimana Cara Kerja Terapi Hipertermia?

Jaringan tumor memiliki struktur pembuluh darah yang tidak normal dan kurang berkembang dibandingkan jaringan sehat. Akibatnya, aliran darah di dalam tumor tidak mampu membuang panas secara efektif sehingga panas lebih mudah terperangkap di area tersebut. Karena karakteristik ini, suhu jaringan kanker dapat meningkat sekitar 5–10°C lebih tinggi dibandingkan jaringan sehat di sekitarnya selama terapi berlangsung. Sebaliknya, sel-sel normal mampu mentoleransi suhu 42,5°C–43,5°C dalam waktu yang relatif lama tanpa mengalami kerusakan berarti. Perbedaan inilah yang memungkinkan terapi hipertermia menghancurkan sel kanker secara selektif dengan tetap menjaga jaringan sehat. Tidak seperti beberapa terapi kanker lainnya, hipertermia juga tidak menimbulkan efek samping seperti kerontokan rambut atau penurunan fungsi sumsum tulang.

Mengapa Suhu Tinggi Efektif Membunuh Sel Kanker?

  1. Kerusakan Membran Sel dan Materi Genetik: Panas merusak membran sel kanker serta menghambat sintesis DNA, RNA, dan protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel. Akibatnya, sel kanker kehilangan kemampuan untuk berkembang biak dan akhirnya mati.
  2. Menghancurkan Lisosom Sel Kanker: Suhu tinggi meningkatkan aktivitas lisosom di dalam sel kanker sehingga melepaskan enzim penghancur dalam jumlah besar. Proses ini menyebabkan membran sel pecah, isi sel keluar, dan sel kanker mengalami kematian.
  3. Mengganggu Metabolisme Sel Kanker: Panas menghambat proses respirasi sel kanker sehingga sel bergantung pada metabolisme anaerob. Kondisi ini meningkatkan produksi asam laktat yang membuat lingkungan sel menjadi lebih asam dan mempercepat kematian sel kanker.
  4. Mengaktifkan Sistem Kekebalan Tubuh: Terapi hipertermia juga membantu mengaktifkan dan memperkuat respons imun tubuh sehingga sistem kekebalan dapat mengenali serta menyerang sel kanker dengan lebih efektif—manfaat yang tidak selalu diperoleh dari operasi maupun radioterapi saja.

Keunggulan Terapi Hipertermia

  • Efek samping relatif ringan dibandingkan banyak terapi kanker lainnya.
  • Suhu terapi dikendalikan secara presisi menggunakan sistem komputer.
  • Mampu menjangkau tumor yang berada di permukaan maupun jauh di dalam tubuh.
  • Dapat dikombinasikan dengan kemoterapi dan radioterapi untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.

Aplikasi Klinis

Terapi hipertermia digunakan dalam berbagai kondisi, antara lain:

  • Tumor yang berada dekat permukaan tubuh.
  • Efusi pleura ganas (penumpukan cairan di rongga paru akibat kanker).
  • Asites ganas (penumpukan cairan di rongga perut).

Tumor yang berada jauh di dalam rongga dada, perut, maupun panggul.

Jenis Kanker yang Dapat Ditangani

Terapi hipertermia dapat menjadi bagian dari penanganan berbagai jenis kanker, antara lain: Kanker esofagus, Kanker paru-paru, Kanker lambung, Kanker usus, Kanker hati, Kanker ovarium, Kanker serviks. Sebagai bagian dari pendekatan Multidisciplinary Team (MDT) di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, terapi hipertermia umumnya dikombinasikan dengan teknologi lain seperti terapi intervensi, kemoterapi, radioterapi, imunoterapi, maupun pengobatan lainnya sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.

Dapatkan Konsultasi Gratis

Spesialis kami siap meninjau kondisi Anda dan menyusun rencana perawatan yang dipersonalisasi.
Jadwalkan Konsultasi
Mulai Hari Ini

Siap Mulai Pengobatan Anda?

Koordinator pasien kami siap 24/7 meninjau diagnosis Anda, menjelaskan teknologi sesuai, dan mengatur konsultasi multidisiplin gratis.
Jadwalkan Konsultasi Gratis
Thermal Therapy

Terapi Termal

Introduction

Pengalaman Medis

Bidang Penelitian

Jadwalkan Konsultasi